Feeds:
Posts
Comments

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA  OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Alhamdulillah mendaptakan juara I dan Juara Umum, Semoga tahun 2014 dapat mempertahankan prestasi kita Amin ya robal Alamin… :)

MADRASAH IBTIDAIYAH MAMBAUL ULUM

STATUS : TERAKREDITASI ” A “

NSM: 111235070101      –         NPSN: 20518339

AKTE NOTARIS: JOENOES E. MAOGIMON., S.H NO. 103 / 1986

Alamat : Jln. Notojoyo 179 Gondang Tegalgondo – Karangploso – Malang  65152 No.  Telp ( 0341 ) 466453

Website : http://www.mimambaululum.wordpress.com /  E – mail: mi.mambaul_ulum@yahoo.com

 

FORMULIR PENDAFTARAN SISWA BARU

TAHUN BARU 2010/2011

IDENTITAS CALON SISWA

  1. Nama Lengkap                       : ………………………….
  2. Jenis Kelamin                         : ………………………….
  3. Tempat dan Tanggal Lahir: ………………………….
  4. Anak Ke                                    : …………………………..
  5. Agama                                       : …………………………..
  6. Saudara :       (a) Kandung  : …………………………..

(b) Tiri                                                    : …………………………..

7. Alamat                                              : …………………………..

8. Asal Sekolah                                    : …………………………..

ORANG TUA

9. Nama Orang Tua :       (a) Ayah  : ………………………….

(b) Ibu                                                      : ………………………….

10. Pendidikan :                (a) Ayah  : ………………………….

(b) Ibu                                                      : …………………………..

11. Pekerjaan :                  (a) Ayah   : …………………………..

(b) Ibu                                                      : …………………………..

12. Agama :                         (a) Ayah  : …………………………..

(b) Ibu                                                       : ………………………….

13. Alamat Orang Tua                         : ………………………….

No. Telpon                                              : ………………………….

WALI

14. Nama                                                  : …………………………..

15. Pendidikan                                       : …………………………..

16. Pekerjaan                                          : …………………………..

17. Agama                                                : ………………………….

18. Alamat                                                 : …………………………

No. Telpon                                                 : …………………………

Tegalgondo , ………………….

 

 

(…………………..)

Nama Terang dan Tanda Tangan Orang Tua Calon Siswa

ASSALAMUALAIKUM WR.WB.

Bismillaahirrohmaanirohiim

 

Dengan adanya wajib belajar 9 tahun, Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum Tegalgondo, Kecamatan Karangploso menerima siswa baru Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan ketentuan sebagai berikut :

 

I.SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

  1. Usia minimal 6 tahun
  2. Mengisi formulir pendaftaran
  3. Foto copy Akte kelahiran
  4. Foto copy Ijazah TK/RA yang telah dilegalisir ( menyusul )
  5. Formulir pendaftaran gratis

II. WAKTU PENDAFTARAN

  1. Gelombang I  ( Gratis seragam olah raga )

-          Pendaftaran                       : Tanggal  1 – 20 April 2011

-          Pukul                                 : 08.00 – 12.00

-          Tes Kemampuan Dasar     : 30 April 2011 ( Pukul 08.00 – 12.00 )

  1. Gelombang II

-          Pendaftaran                       : 2- 31 Mei 2011

-          Pukul                                 : 08.00 – 12.00

-          Tes Kemampuan Dasar     : 2 Juni 2011 ( Pukul 08.00 – 12.00 )

III. PENGAMBILAN BUKU

Gelombang I dan Gelombang II Pengambilan buku tulis, buku cetak dan atribut sekolah tanggal 02 Juli 2011

IV. KETENTUAN SERAGAM

  1. Hari Senin – Selasa

Putra                : Baju putih panjang, celana merah panjang

Putri                : Baju putih lengan panjang, rok merah wiru panjang, jilbab putih

  1. Hari Rabu – Kamis

Putra                : Baju putih panjang, celana hijau panjang

Putri                : Baju putih lengan panjang, rok hijau wiru panjang, jilbab putih

  1. Hari Jum’at – Sabtu

Putra                : Baju putih panjang, celana pramuka panjang

Putri                : Baju putih lengan panjang, rok pramuka wiru panjang, jilbab putih

 

NB:     Pengadaan seragam diserahkan

ke wali murid sesuai dengan ketentuan

Tegalgondo, 25 Maret 2011

Kepala Madrasah

 

 

LILIK MUTMAINAH, S.Ag

I Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar !

  1. Penunjuk arah pada peta adalah gambar…….
  2. Jumlah arah pada mata angin berjumlah…
  3. Gambar yang menunjukkan letak atau lokasi adalah….
  4. Alat penunjuk arah adalah…..
  5. Pada zaman dahulu, sebagai penunjuk arah, nelayan menggunakan……..
  6. Matahari terbit dari arah………
  7. Pada saat pagi hari, baying-bayang kita jatuh ke arah……..
  8. Anda sekarang sedang menghadap ke arah…………
  9. Antara arah barat dan selatan adalah arah…..

10.  Timur laut adalah arah yang terdapat diantara arah….dan….

11.  Jika anda menghadap ke utara, sebelah kiri anda adalah arah….

12.  Gambar garpu dan sendok pada denah kota menunjukkan tempat itu adalah….

13.  Jika sebelah kiri anda arah barat, maka di belakang anda adalah arah…..

14.  Jika arah di belakang anda adalah timur laut, maka anda menghadap arah….

15.  Jika dari sekolah ini anda ingin menuju Kampus UMM, anda harus berjalan ke arah…..

II. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar dan jelas !

  1. Gambarlah mata angin!
  2. Gambarlah denah perjalananmu dari rumah menuju sekolah!
  3. Apa manfaat dari kompas?
  4. Apa manfaat dari denah?
  5. Sebutkan macam-macam denah!

I Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar !

  1. Alam semseta adalah ciptaan…….
  2. Membuang sampah ke sungai dapat mengakibatkan…
  3. Batas antara laut dan daratan adalah….
  4. PLTA adalah penbangkit listrik bertenaga…..
  5. Menanam teh yang cocok adalah di daerah……..
  6. Wilayah yang digunakan untuk tempat tinggal masyarakat adalah………
  7. Ketampakan lingkungan buatan yang biasa digunakan untuk membudidayakan udang adalah……..
  8. Ketampakan lingkungan buatan yang bisa dimanfaatkan sebagai PLTA adalah…………
  9. Agar hutan tidak gundul, perlu dilakukan…..

10.  Tempat membuang sampah adalah di….

11.  Gunung adalah ketampakan alam….

12.  Sekolah merupakan ketampakan alam….

13.  Pegunungan termasu dataran…..

14.  Pantai termasuk dataran….

15.  Menjaga kebersihan kampung merupakan tanggung jawab…..

16.  Hutan yang lebat dapat mencegah………

17.  Daerah yang udaranya dingin cocok untuk bertanam……….

18.  Lingkungan buatan yang bermanfaat untuk irigasi adalah………

19.  Lingkungan buatan adalah keadaan lingkungan yang dibuat oleh….

20.  Yang banyak tumbuh di pantai adalah pohon….

II. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar dan jelas !

  1. Sebutkan 3 ketampakan lingkungan alam!
  2. Sebutkan 3 ketampakan lingkungan buatan!
  3. Apa saja faktor penyebab terjadinya banjir?
  4. Bagaimanakah cara mengurangi pencemaran udara!
  5. Sebutkan manfaat dari waduk!
  6. Sebutkan manfaat dari tambak!
  7. Apa yang dimaksud dengan irigasi itu?
  8. Apa yang dimaksud dengan erosi?
  9. Apa yang dimaksud dengan polusi?

10.  Bagaimanakah cara menjaga kelestarian lingkungan alam?

Hari ini (Minggu) 2 Mei 2010 merupakan hari yang istimewa bagi Indonesia. Hari yang mengingatkan lagi pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Biasanya hari ini diperingati dengan upacara bendera dan acara-acara formal maupun non formal di instansi-instansi pemerintahan. Tak luput juga biasanya beberapa elemen organisasi, aktivis, dan mahasiswa pemerhati pendidikan melakukan demonstrasi. Hari lahirnya sang Pahlawan Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara ini di jadikan hari istimewa bagi bangsa dan Negara Indonesia, Hari Pendidikan Nasional.

Beberapa hari yang lalu telah terselenggara UNAS bagi SMU/SMK/MA dan SMP/Mts. Dan beberapa hari lagi akan diselenggarakan UNAS di tingkat SD/MI. Memang hari-hari ini adalah hari yang kental sekali dengan aroma belajar. Semua guru dan siswa “direpotkan” dengan segala macam kegiatan untuk menggenjot nilai melewati ambang bawah kelulusan. Tampak beberapa pemandangan yang “luar biasa” seperti les tambahan, try out dan ujian-ujian praktek yang membuat siswa tak bisa jauh-jauh dari buku dan kegiatan belajar.

Jika dilihat melalui kacamata kultur Indonesia, maka pemandangan itu adalah suatu kewajaran jika terjadi pada saat ini, namun akan menjadi suat “keganjilan” jika itu terjadi pada hari-hari di luar “musim UNAS”. Ini tampak sebagai sebuah fenomena nyata dan implementasi dari budaya Indonesia di era ini yang masih jauh dari budaya belajar dan baca. Orang atau anak yang ke mana-mana membawa buku dianggasp aneh, dijuluki kutu buku, dan  kelihatan sok. Begitu juga dengan minimnya buku bacaan yang menunjang perkembangan siswa di setiap jenjang pendidikan menjadi suatu indikasi bahwa masih minimnya minat, antusias, dan keahlian guru dan praktisi pendidikan dalam hal menulis.

Kesadaran masyarakat keseluruhan terhadap pentingnya edukasi masih lemah. Ini terlihat jelas bagaimana masih tertatanya persepsi masyarakat bahwa belajar itu hanya di sekolah. Setiap orang tua yang mempunyai anak memasrahkan anaknya untuk dididik dan diberi ilmu oleh para bapak dan ibu guru. Namun sayangnya, banyak orang tua yang abai terhadap perkembangan intelektualitas yang didapat di sekolah. Pengawasan belajar di rumah yang seharusnya menjadi sumbangsih orangtua untuk kemajuan prestasi akademik anak masih sangat kurang. Hal ini sangatlah ironis dan membuat beban dilematis bagi kaum guru. Mereka  merasa mempunyai tangungjawab ekstra bagi keberhasilan murid-muridnya. Akhirnya, guru banyak disorot atas kegagalan siswa dalam meraih prestasi dan minimal nilai kelulusan. Padahal jika dicermati secara bijak, banyak sekali elemen yang mempengaruhi perkembangan siswa dalam hal belajar dan menuntut ilmu. Siswa dalam satu minggu hanya enam hari di sekolah. Dan jam belajar mereka tiap masuk sekolah hanya rata-rata enam jam dalam sehari. Jadi prosentase siswa di dalam sekolah jauh lebih sedikit dibandingkan di luar sekolah di mana sudah bukan wilayah guru lagi dalam membimbing seorang anak, melainkan dibutuhkan kolaborasi dari orangtua dan lingkungan untuk memantau perkembangan mental dan intelektualitas anak. Hal ini belum berjalan sebagaimana mestinya sehingga gurulah yang seringkali disorot ketika presatsi siswa menurun.

Ini jelas sebuah ganjalan yang semakin mempersulit laju perkembangan pendidikan nasional yang pada tahun lalu masih menduduki posisi 109  dunia. Bandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang berada di posisi 61.

Problematika dari internal siswapun masih cukup kompleks, pelik, dan patut dicermati.  Kekerasan di dunia pendidikan, bullying, tawuran, pelecehan seksual, penyalahgunaan narkoba & rokok, video porno pelajar adalah fenomena nyata yang menjadi PR besar pemerintah, para guru, praktisi pendidikan, pemerhati pendidikan dan seluruh masyarakat.

Pada dasarnya secara naluriah tidaklah kita ingin anak kita menjadi korban dari apa yang telah dipaparkan di atas. Sebaliknya, yang kita inginkan adalah generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Kita semua ingin generasi selanjutnya merupakan produk unggul pendidikan berkualitas yang akan membawakan banyak manfaat di hari esok. Generasi emas Indonesia merupakan idaman kita. Generasi hebat, tangkas, sehat dan terampil dan kreatif sungguh kita cita-citakan.

Segala hal yang baik bisa tercapai dengan perjuangan yang keras dan komitmen tinggi. Semoga di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010 menjadi tonggak penting perjuangan penegakan harkat dan martabat bangsa dalam pendidikan. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan pendidikan yang telah tertoreh dengan tinta emas sejarah Indonesia. Selama waktu masih berjalan, maka sejarah akan terus melaju mencatat segala sesuatu yang terjadi. Mari kita semua menorehkan bait-bait perjuangan dalam lembar putih pendidikan yang masih panjang membentang.

Artikel ini ditulis oleh : Kukuh Basuki Rahmat

02-05-2010 (08.20)

SAMBUTAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2010
MINGGU, 2 MEI 2010
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Alhamdulillah, di pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam upacara
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun 2010. Tahun dimana awal
kita memasuki dan menjalankan Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional
2010-2014, yang bertumpu pada terselenggarannya layanan prima pendidikan
nasional untuk membentuk insan Indonesia cerdas komprehensif, melalui lima misi
meliputi: ketersediaan; keterjangkauan; kualitas atau mutu dan relevansi;
kesetaraan; dan kepastian, dalam memperoleh layanan pendidikan.
HADIRIN PESERTA UPACARA YANG TERHORMAT,
Tanggal 2 Mei merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh
pemangku kepentingan pendidikan, utamanya para pendidik dan tenaga
kependidikan, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan
pendidikan tinggi baik jalur pendidikan formal, non formal maupun informal.
HARDIKNAS diperingati antara lain untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan
Indonesia Ki Hadjar Dewantara dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita
kenang dan hargai.
Ada tiga makna penting tiap kali kita memperingati hari-hari besar Nasional,
seperti halnya HARDIKNAS hari ini.
Makna pertama, berkait dengan momentum untuk merenungkan dan
merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. Ini
berkait dengan cita-cita awal lahirnya HARDIKNAS, sebuah cita-cita yang saat itu
dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk
memberikan lebih dari kewajibannya, dan untuk menerima kurang dari hak-haknya,
disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang
kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada
saatnya akan diperoleh kemanfaatan lebih. Semangat itu dalam konteks kekinian
saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam
kondisi bangsa seperti saat ini.
Makna kedua, upaya didalam mengintropeksi diri dari apa yang sedang kita
lakukan didalam menjalankan berbagai program pendidikan saat ini untuk menatap
masa depan yang lebih baik, dalam menjamin pelayanan pendidikan secara nondiscriminative
kepada semua anak usia sekolah Indonesia di manapun mereka
tinggal, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya peringatan HARDIKNAS,
bisa terus terjaga.
Makna ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang
dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam
konstitusi kita serta diamanatkan pula dalam sistem perundangan, dalam upaya
mencerdaskan bangsa secara utuh.
Pada titik ini, maka HARDIKNAS bukan hanya diperingati untuk kegiatan
seremonial belaka, tapi justru untuk lebih memompa semangat. Peringatan
HARDIKNAS harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualitas
sesuai dengan masanya, karena itulah tidak berlebihan jika momentum HARDIKNAS
kali ini juga harus bisa memberikan makna lebih, tidak hanya sebatas pada
memperingatinya secara seremonial.
HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Saya ingin mengajak agar peringatan HARDIKNAS kali ini, dapat
membangkitkan rasa optimisme, percaya diri dan tentu sambil terus berusaha,
karena melalui modal optimisme, percaya diri dan berusaha itulah, sesungguhnya
cikal bakal bangsa ini dibangun. Itulah pilihan tema HARDIKNAS tahun ini diambil:
“Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa.”
Pemilihan tema ini menjadi tepat dengan perkembangan dan perubahan
aspirasi masyarakat yang sangat dinamis. Tentu bukan hanya itu, tema ini juga
merupakan bagian dari apa yang jauh hari telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan
Nasional Ki Hadjar Dewantara, yang hari kelahirannya kita peringati sebagai
HARDIKNAS.
Pendidikan, kata Ki Hadjar Dewantara, merupakan daya upaya untuk
memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran
(intellect), dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat
memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita.
HADIRIN PESERTA UPACARA YANG TERHORMAT,
Kesempurnaan hidup anak-anak kita menjadi kata kuncinya, menjadikan
anak-anak kita untuk jujur. Itu sebabnya dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN)
kita kampanyekan UN Jujur dan Berprestasi. Hasilnya? Memang kita harus terus
menyempurnakan.
Kita tidak akan tahu kekurangan-kekurangan jika tidak dilakukan evaluasi
atau ujian dengan standar nasional sebagai alat untuk memetakan kondisi riil atau
sebenarnya. Dari hasil pemetaan inilah selanjutnya akan diambil dan diputuskan
jenis intervensi kebijakan didalam memperbaiki kualitas anak-anak kita, kualitas
dunia pendidikan kita.
HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi
pembangunan karakter, sehingga anggota masyakat mempunyai kesadaran
kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap
memperhatikan sendi-sendi Negara Kesatuan Indonesia Republik Indonesia (NKRI)
dan norma-norma sosial di masyarakat yang telah menjadi kesepakatan bersama.
Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan,
karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga
mempunyai budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai
anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada
umumnya.
Saya ingin menyampaikan apa yang pernah Bapak Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono sampaikan tentang pentingnya pendidikan karakter. Beliau menyatakan,
bahwa, pembangunan watak (character building) adalah amat penting. kita ingin
membangun manusia Indonesia yang berakhlak, berbudi pekerti, dan berperilaku
baik. Bangsa kita ingin pula memiliki peradaban yang unggul dan mulia. Peradaban
demikian dapat kita capai apabila masyarakat kita juga merupakan masyarakat yang
baik (good society). Dan, masyarakat idaman seperti ini dapat kita wujudkan
manakala manusia-manusia Indonesia adalah manusia yang berakhlak dan berwatak
baik, manusia yang bermoral dan beretika baik, serta manusia yang bertutur dan
berperilaku baik pula.
Itulah sebabnya, kita sungguh menggarisbawahi pentingnya pendidikan dan
pembangunan karakter bangsa dalam arti luas. Bangsa yang berkarakter unggul, di
samping tercermin dari moral, etika dan budi pekerti yang baik, juga ditandai
dengan semangat, tekad dan energi yang kuat, dengan pikiran yang positif dan
sikap yang optimis, serta dengan rasa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan
yang tinggi. Inilah, kata Presiden, totalitas dari karakter bangsa yang kuat dan
unggul, yang pada kelanjutannya bisa meningkatkan kemandirian dan daya saing
bangsa, menuju Indonesia yang maju, bermartabat dan sejahtera di Abad 21 ini.
HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
Akhirnya kami mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional
kepada semua pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta penggiat
pendidikan di seluruh tanah air. Semoga apa yang kita kerjakan dan perbuat selama
ini di bidang pendidikan menjadi amal kebajikan kita di dunia.
WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
MOHAMMAD NUH

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.